Misteri Kematian Wanita di Kamar Kos Ule, Sempat Menggigil Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa -->

Advertisement

Video Karaoke

Misteri Kematian Wanita di Kamar Kos Ule, Sempat Menggigil Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa

29 Jun 2026


Kota Bima, NTB | Bimakita.com – Kematian seorang wanita di sebuah kamar kos di Lingkungan Mekar Baru, RT 016/RW 006, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Minggu (28/6/2026), masih menyisakan tanda tanya. Korban yang beberapa jam sebelumnya diketahui sempat menggigil, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya. Hingga kini, penyebab pasti kematiannya masih dalam penyelidikan kepolisian.


Laporan penemuan jenazah diterima Piket SPKT Polres Bima Kota sekitar pukul 13.10 Wita. Tak lama berselang, personel gabungan dari SPKT, Satuan Reserse Kriminal, Unit Identifikasi, Piket Fungsi Polres Bima Kota, serta Polsek Asakota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) dan olah TKP.


Kapolres Bima Kota, AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas Ipda Baiq Fitria Ningsih, mengungkapkan bahwa korban diketahui berinisial Riyanah alias Yaomi (44), seorang perempuan yang bekerja di sektor swasta.


Korban tercatat beralamat di Jalan Plumpang B Nomor 07, RT 002/RW 004, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Namun selama ini korban berdomisili di Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima," jelas Ipda Baiq.

 


Menurutnya, setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan area, memasang garis polisi, mendokumentasikan TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab kematian korban.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, peristiwa bermula pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.30 Wita. Seorang saksi bernama Citra bertemu korban di kawasan Mes Cafe Ule Beach. Saat itu korban disebut dalam kondisi menggigil.


Karena khawatir melihat kondisi korban, saksi kemudian mengantar korban pulang ke kamar kos menggunakan kendaraan Grab. Sekitar pukul 05.00 Wita, korban dibantu masuk ke kamar dan diselimuti lantaran masih menggigil. Saksi kemudian tetap berada di dalam kamar hingga pagi hari.


Namun sekitar pukul 10.00 Wita, saksi mendapati korban sudah tidak bergerak. Dari pengamatannya, terdapat lendir yang keluar dari mulut korban serta darah dari hidung. Saksi kemudian segera memanggil penjaga kos untuk meminta pertolongan.


Penjaga kos selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Mendapat laporan itu, personel Polres Bima Kota bersama Polsek Asakota langsung bergerak ke lokasi guna melakukan penyelidikan dan olah TKP sesuai prosedur.


Sekitar pukul 15.20 Wita, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kota Bima untuk menjalani Visum et Repertum sebagai bagian dari proses penyelidikan.


Ipda Baiq menegaskan, hingga saat ini polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan pendalaman penyelidikan.


Kami masih melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dari para saksi dan barang bukti untuk mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian," tegasnya.


Hingga berita ini diterbitkan, penyidik Polres Bima Kota masih terus mendalami kasus tersebut. Sementara situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. (Red)