Jawab Keluhan Internet Sekolah Pinggiran, Pemkot Bima Rencanakan Starlink Tahun Depan -->

Advertisement

Video Karaoke

Jawab Keluhan Internet Sekolah Pinggiran, Pemkot Bima Rencanakan Starlink Tahun Depan

9 Mei 2026


Kota Bima, NTB | bimakita.com — Pemerintah Kota Bima merespons keluhan masyarakat dan pihak sekolah terkait lemahnya akses jaringan internet di SMPN 12 Kota Bima dengan menyiapkan layanan internet berbasis satelit Starlink sebagai solusi sementara guna mendukung proses pembelajaran digital di sekolah tersebut.


Langkah itu dilakukan setelah keluhan mengenai keterbatasan jaringan internet di wilayah Kelurahan Lelamase ramai disampaikan melalui media sosial dan surat terbuka sekolah kepada Pemerintah Kota Bima. Selama ini, kondisi jaringan yang lemah disebut menghambat siswa dalam mengikuti kegiatan belajar berbasis online, termasuk akses materi pembelajaran dan platform pendidikan digital.


Kepala Bidang TIK Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima, Endang Sri Sumanti mengatakan, Kelurahan Lelamase merupakan salah satu wilayah yang masih memiliki keterbatasan jangkauan jaringan telekomunikasi.


Kelurahan Lelamase merupakan salah satu wilayah yang memiliki kondisi jaringan cukup lemah. Ini menjadi kendala tersendiri, terutama bagi sekolah yang saat ini sangat membutuhkan akses internet untuk mendukung proses pembelajaran,” ujarnya, Sabtu (9/5).

 

Foto : Kepala Bidang TIK Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima, Endang Sri Sumanti 


Menurut Endang, penggunaan layanan internet satelit Starlink dinilai menjadi solusi paling memungkinkan untuk sementara waktu karena mampu menjangkau wilayah yang sulit terlayani jaringan internet konvensional maupun provider telekomunikasi.


Baca juga :


Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bima saat ini sedang menyiapkan langkah penanganan agar aktivitas belajar mengajar berbasis internet di SMPN 12 Kota Bima dapat berjalan lebih optimal.


Untuk sementara, solusi yang dapat dilakukan adalah menghadirkan layanan Starlink agar aktivitas belajar mengajar yang membutuhkan internet dapat berjalan lebih optimal. Mengingat fiskal daerah yang terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran, kami ajukan pengadaan jaringan Starlink pada tahun berikutnya,” katanya.


Pemerintah Kota Bima menyebut langkah tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan pendidikan di era digital, terutama bagi sekolah yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses jaringan internet.


Selain solusi sementara melalui jaringan satelit, pemerintah daerah juga berharap adanya dukungan pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang lebih luas agar wilayah blank spot maupun daerah dengan sinyal lemah di Kota Bima dapat memperoleh akses internet yang lebih stabil dan merata.


Sebelumnya, pihak sekolah dan guru di wilayah pinggiran Kota Bima menyampaikan surat terbuka kepada Wali Kota Bima terkait kesulitan akses internet yang dialami siswa. Dalam surat tersebut disebutkan siswa harus menempuh perjalanan hingga belasan kilometer demi mendapatkan jaringan untuk mengikuti kegiatan pendidikan berbasis online. (Red)