Gubernur NTB Lantik 34 Pejabat Eselon, Wajib Capai Target Kinerja 6 Bulan -->

Advertisement

Video Karaoke

Gubernur NTB Lantik 34 Pejabat Eselon, Wajib Capai Target Kinerja 6 Bulan

11 Apr 2026


Mataram, NTb | bimakita.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melantik 34 pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB yang terdiri dari 13 pejabat Eselon II, 13 pejabat Eselon III, dan delapan pejabat Eselon IV. Pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur, Kamis (9/4/2026), setelah sebelumnya dilakukan pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Abul Chair.


Dalam arahannya, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menegaskan seluruh pejabat yang dilantik wajib menandatangani perjanjian kinerja sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas dan mencapai target pembangunan daerah. Ia menetapkan batas waktu enam bulan untuk evaluasi kinerja.


Kalau selama enam bulan kinerja dan target tidak tercapai, mohon maaf bapak ibu harus secara sukarela mengundurkan diri dari jabatan,” tegas Miq Iqbal.


Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah awal untuk mengevaluasi kinerja pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang dinilai tertinggal dalam satu tahun terakhir. Ia juga meminta Sekda NTB menyiapkan indikator dan perjanjian kinerja yang akan ditandatangani oleh para pimpinan OPD.


Nanti pak Sekda akan menyiapkan indikator kinerja dan perjanjian kinerja yang akan ditandatangani oleh pimpinan OPD,” ujarnya.


Iqbal mengakui keputusan pelantikan pejabat berpotensi menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Namun, sebagai pimpinan, ia menyatakan keputusan tersebut merupakan langkah terbaik yang dapat diambil dalam kondisi saat ini.


Tidak ada keputusan publik yang menyenangkan semua orang, pasti ada yang tidak menerima. Tetapi sebagai pimpinan, inilah yang terbaik yang bisa saya ambil,” katanya.


Ia juga menyoroti kondisi global, nasional, hingga daerah yang dinilai penuh tantangan, sehingga menuntut pola kerja yang lebih cepat, cerdas, dan efektif. Terlebih, adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat menyebabkan keterbatasan anggaran daerah.


Kita harus bekerja ekstra, kerja cerdas dan cepat. Mimpi besar tidak boleh terhalang minimnya anggaran,” tegasnya.



Selain itu, Gubernur menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung integritas pejabat. Ia meminta pasangan pejabat untuk memberikan dukungan tanpa ikut campur dalam urusan birokrasi.


Dukung dari samping dan belakang, tetapi tidak terlibat terlalu jauh dalam urusan kantor,” ujarnya.


Adapun sejumlah pejabat Eselon II yang dilantik antara lain Asrul Sani sebagai Direktur RSUP NTB, Lalu Mirza Amir HB sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Syamsul Hadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Lalu Kusuma Wijaya sebagai Kepala Dinas PUPR dan Kawasan Permukiman NTB.


Selain itu, Lalu Wiranata menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Muhammad Ihwan sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, dan Didik Mahmud sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB. Di sektor kesehatan, Baiq Nelly Kusumawati Ma’ruf dan Srianingsih masing-masing menjabat sebagai Wakil Direktur di RSUD NTB.


Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat kinerja birokrasi serta mempercepat realisasi visi pembangunan NTB (Red)