Tutup Rangkaian Pacuan Kuda Wali Kota Bima Cup 2026, PORDASI Apresiasi Kerja Panitia -->

Advertisement

Video Karaoke

Tutup Rangkaian Pacuan Kuda Wali Kota Bima Cup 2026, PORDASI Apresiasi Kerja Panitia

18 Okt 2026

 


Kota Bima, NTB | bimakita.com — Seluruh rangkaian kegiatan Pacuan Kuda Wali Kota Bima Cup 2026 resmi ditutup dengan pembubaran panitia pelaksana yang berlangsung di Aula Makodim 1608/Bima, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Sabtu (17/10/2026).


Pembubaran panitia tersebut menjadi bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan ajang pacuan kuda, sekaligus momentum evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada masa mendatang.


Kegiatan dihadiri Ketua Panitia yang juga Kasdim 1608/Bima, Mayor Inf. Asep Okinawa Muas, Sekretaris PORDASI NTB Mulyono, Ketua PORDASI Kota dan Kabupaten Bima Sudirman DJ, S.H., Pasi Intel Kodim 1608/Bima Kapten Inf. Bambang Herwanto, Pasi Ops Kodim 1608/Bima Kapten Inf. Bambang, Bendahara PORDASI Bas, serta seluruh panitia Pacuan Kuda Wali Kota Bima Cup 2026.


Rangkaian acara diawali dengan penyampaian laporan keuangan oleh Bendahara PORDASI, Bas, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Panitia dan Ketua PORDASI Kota dan Kabupaten Bima.


Dalam sambutannya, Mayor Inf. Asep Okinawa Muas menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bima, TNI-Polri, sponsor, pemilik kuda, joki, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.


Ia menegaskan, pacuan kuda bukan sekadar hiburan masyarakat, melainkan bagian dari tradisi dan budaya Bima yang memiliki nilai sejarah serta potensi untuk terus dikembangkan sebagai daya tarik daerah.


Menurutnya, penyelenggaraan Wali Kota Bima Cup 2026 menunjukkan pentingnya kebersamaan, koordinasi, dan kerja sama dalam menghadirkan kegiatan yang mampu mempererat silaturahmi, mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, serta mengangkat nama Kota Bima.


Asep juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses persiapan hingga pelaksanaan masih terdapat kekurangan, baik dalam pelayanan, koordinasi, maupun pelaksanaan tugas panitia.


Ia berharap pembubaran panitia tidak sekadar menjadi penanda berakhirnya tugas kepanitiaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi dan refleksi demi penyelenggaraan yang lebih baik ke depan.


Sementara itu, Ketua PORDASI Kota dan Kabupaten Bima, Sudirman DJ, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh panitia serta pihak-pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan Pacuan Kuda Wali Kota Bima Cup 2026.


Ia menilai, penyelenggaraan pacuan kuda membutuhkan tenaga, waktu, pikiran, pengorbanan, koordinasi, dan tanggung jawab dari berbagai unsur, mulai dari tahap persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.


Sudirman juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara PORDASI, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, pemilik kuda, joki, pelatih, dan pemangku kepentingan lainnya.


Ke depan, kualitas penyelenggaraan pacuan kuda di Bima diharapkan terus meningkat, terutama dalam aspek keselamatan, ketertiban, sportivitas, profesionalisme, dan pelestarian budaya lokal.


Dalam kesempatan tersebut, Sudirman DJ secara resmi membubarkan Panitia Pelaksana Pacuan Kuda Wali Kota Bima Cup 2026. Pembubaran dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan berakhir, sekaligus sebagai penutup tugas dan tanggung jawab panitia dalam penyelenggaraan ajang tersebut.


Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa dan ramah tamah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.


Dengan pembubaran tersebut, tugas kepanitiaan Wali Kota Bima Cup 2026 secara resmi berakhir. Namun, semangat kebersamaan dan komitmen untuk melestarikan tradisi pacuan kuda di Bima diharapkan tetap terjaga, sehingga ajang serupa dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat daerah maupun nasional.