Bima, NTB | bimakita.com – Upaya pencarian pemancing yang terseret ombak di Perairan Baku, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, membuahkan hasil. Tim gabungan Sat Polairud Polres Bima Kota dan Basarnas Bima menemukan satu korban, Nifsu Sa'ban (32), dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 11.30 WITA.
Sementara itu, satu pemancing lainnya, Muhidir (47), hingga informasi ini disampaikan masih belum ditemukan. Tim gabungan terus melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan korban tersebut.
Peristiwa nahas itu bermula ketika enam orang warga sedang memancing di Perairan Baku sekitar pukul 22.10 WITA. Mereka dilaporkan terseret ombak laut hingga menyebabkan seluruh kelompok pemancing tersebut mengalami musibah.
Dari enam orang yang dilaporkan terseret ombak, empat orang berhasil selamat. Mereka masing-masing Abdul Rajak (50), Bambang (50), Hudi (50), dan Madi Lau (46).
Adapun Nifsu Sa'ban ditemukan meninggal dunia, sedangkan Muhidir masih dalam pencarian.
Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian
Mendapatkan informasi kejadian tersebut, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bima Kota bersama Tim Basarnas Bima melakukan upaya pencarian dan pertolongan di lokasi kejadian.
Pencarian yang dilaksanakan pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WITA itu merupakan bentuk koordinasi lintas instansi dalam menangani musibah di wilayah perairan.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Polairud IPTU Syarif Rijaidinsyah, S.H., menyampaikan bahwa upaya tersebut merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan Polri, terutama dalam situasi darurat yang mengancam keselamatan masyarakat.
Tim gabungan terus berupaya menemukan Muhidir yang masih dinyatakan hilang. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan pencarian dan proses penanganan korban belum disampaikan dalam keterangan yang dihimpun.
Masyarakat Diimbau Waspadai Kondisi Laut
Polres Bima Kota mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang melakukan aktivitas memancing di wilayah pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca, tinggi gelombang, serta perubahan arus laut.
Masyarakat juga diminta mengutamakan keselamatan sebelum melakukan aktivitas di laut, terutama ketika kondisi perairan berpotensi membahayakan.
Peristiwa di Perairan Baku ini menjadi pengingat bahwa aktivitas memancing di laut memiliki risiko keselamatan yang perlu diantisipasi. Di tengah upaya pencarian satu korban yang masih hilang, tim gabungan terus berusaha memberikan pertolongan dan penanganan terhadap para korban musibah tersebut. (Red)

