Dompu, NTB | Bimakita.com — Sebanyak delapan desa di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, diusulkan menjadi lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp172.367.429.000. Usulan tersebut mencakup desa pesisir di Kecamatan Kilo, Kempo, Pekat, Pajo, dan Hu’u, sementara pembangunan KNMP yang saat ini berjalan berada di Desa Jala, Kecamatan Hu’u.
Berdasarkan daftar usulan program, dua lokasi berada di Kecamatan Kilo, yakni Desa Malaju dengan anggaran Rp21.779.900.000 dan Desa Karama sebesar Rp21.890.373.000.
Selanjutnya, Kecamatan Kempo mengusulkan Desa Soro dengan anggaran Rp19.289.815.000 dan Desa Tolokalo sebesar Rp21.982.945.000. Kecamatan Pekat mencakup Desa Pekat dengan anggaran Rp23.422.000.000 serta Desa Nangamiro sebesar Rp21.334.132.000.
Dua lokasi lainnya berada di Kecamatan Pajo dan Hu’u. Desa Jambu, Kecamatan Pajo, diusulkan memperoleh anggaran Rp21.334.132.000, sedangkan Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, juga tercatat dengan usulan anggaran Rp21.334.132.000.
Kapala Dinas Kelautann dan Perikanan (DKP) kabupatem Dompu, Amiruddin, Hut saat ditemui bimakita di ruang kerjanya berharap semua rencana dapat terealisasi di depan tahun dan terus berlanjut.
Harapannya dengan total nilai anggaran yang tercantum dalam daftar usulan delapan lokasi KNMP yang mencapai Rp172.367.429.000, tersebut dapat disetujui pusat dan pembangunan KNMP terus berlanjut" ungkapnya. (19/8)
Amiruddin mengutarakan Sementara ini, pembangunan KNMP yang telah berjalan berada di Desa Jala, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Pelaksanaan pekerjaan fisik dilakukan oleh PT Aulia Berlian Konstruksi dengan sejumlah item pembangunan kawasan perikanan dan fasilitas pendukung bagi masyarakat nelayan.
![]() |
| Foto : Proses pengerjaan proyek KNMP di desa Jala, kecamatan Huu Kabupaten Dompu (18/8) |
Adapun pekerjaan yang tercatat dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Jala meliputi pagar kawasan, gapura, saluran drainase kawasan, pendaratan ikan, shelter coolbox, kios nelayan, rehabilitasi pasar ikan, genset, bengkel nelayan, tangki air, toilet, gudang beku, pabrik es, kantor pengelola, balai pertemuan, jalan kawasan, hingga docking kapal.
Kontraktor pelaksana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Jala adalah PT Aulia Berlian Konstruksi dan pekerjaan saat ini telah berjalan dengan baik" ungkapnya.
![]() |
| Foto : Proses pengerjaan proyek KNMP di desa Jala, kecamatan Huu Kabupaten Dompu (18/8) |
Pembangunan fasilitas tersebut diarahkan untuk membentuk kawasan yang terintegrasi dengan aktivitas nelayan, mulai dari pendaratan hasil tangkapan, penyimpanan dan pengolahan ikan, penyediaan es, hingga fasilitas pendukung kegiatan usaha dan pengelolaan kawasan.
Sementara itu, delapan desa yang masuk dalam daftar usulan KNMP 2026 masih berstatus sebagai lokasi yang diusulkan. Data tersebut mencantumkan nilai anggaran masing-masing lokasi, dengan Desa Pekat menjadi lokasi dengan nilai usulan terbesar, yakni Rp23,422 miliar.
Program KNMP di Kabupaten Dompu tersebut mencakup pembangunan kawasan perikanan di sejumlah desa pesisir. Jika seluruh usulan terealisasi, delapan lokasi tersebut akan menjadi tambahan kawasan KNMP di luar pembangunan yang saat ini tengah berlangsung di Desa Jala, Kecamatan Hu’u. (Red)


