Resmi Dibuka, Porprov XII NTB 2026 Diikuti 4.860 Atlet dari 51 Cabang Olahraga, Jadi Simulasi Menuju PON 2028 -->

Advertisement

Video Karaoke

Resmi Dibuka, Porprov XII NTB 2026 Diikuti 4.860 Atlet dari 51 Cabang Olahraga, Jadi Simulasi Menuju PON 2028

17 Jul 2026


Mataram, NTB | Bimakita.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7/2026). Pembukaan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut menjadi penanda dimulainya kompetisi yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi simulasi kesiapan NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).


Prosesi pembukaan ditandai dengan penyalaan api Porprov oleh Gubernur NTB didampingi Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi, Wakil Ketua Umum KONI Pusat, serta sejumlah atlet kebanggaan NTB.



Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan parade kontingen dari seluruh kabupaten/kota, penampilan tari kolosal bertajuk Raga Budaya, serta pertunjukan seni yang menggambarkan semangat persatuan masyarakat NTB. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota se-NTB, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah, pengurus KONI, serta ribuan atlet dan ofisial.


Dalam sambutannya, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar agenda olahraga empat tahunan, melainkan bagian penting dari proses pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.


Porprov ini bukan sekadar soal siapa yang menang dan kalah. Ini adalah embrio pembinaan atlet masa depan NTB. Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang akan mengharumkan nama daerah pada PON maupun berbagai kejuaraan nasional dan internasional," tegasnya.

 


Menurut Gubernur, terdapat dua misi besar yang ingin diwujudkan melalui penyelenggaraan Porprov XII. Pertama, meningkatkan kualitas pembinaan atlet agar prestasi NTB pada PON XXII Tahun 2028 dapat melampaui capaian sebelumnya. Kedua, menjadikan Porprov sebagai sarana menguji kesiapan NTB sebagai tuan rumah PON yang profesional, akuntabel, dan memenuhi standar nasional.


Kita ingin menjadi tuan rumah terbaik. Sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, bersih, transparan, akuntabel, dan tidak menyisakan persoalan hukum maupun administrasi," ujarnya.


Gubernur juga mengingatkan seluruh atlet agar menjadikan Porprov sebagai wadah membangun karakter, menjunjung tinggi sportivitas, dan mempererat persaudaraan antardaerah.


Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, kejarlah prestasi setinggi mungkin, tetapi jangan pernah mengorbankan sportivitas. Kita boleh bersaing di arena, tetapi setelah pertandingan usai, kita tetap satu keluarga besar Nusa Tenggara Barat," pesannya.


Sementara itu, Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, mengatakan seluruh penyelenggaraan Porprov XII dirancang sebagai simulasi menuju PON XXII Tahun 2028. Berbagai aspek teknis, kata dia, telah disesuaikan dengan standar nasional, termasuk penerapan sistem digital dalam pendaftaran atlet sebagai bagian dari modernisasi tata kelola olahraga.


Porprov ini menjadi latihan bersama menuju PON 2028. Karena itu kami mulai menerapkan sistem yang lebih profesional, efisien, dan transparan agar seluruh perangkat penyelenggara terbiasa dengan standar nasional," katanya.


Porprov XII NTB mempertandingkan 51 cabang olahraga yang diikuti 4.860 atlet, didampingi 1.088 ofisial, serta 519 wasit, hakim, dan juri. Seluruh pertandingan akan berlangsung hingga 26 Juli 2026 dan tersebar di enam daerah penyelenggara, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa Barat.



Selain menjadi ajang pembinaan prestasi, penyelenggaraan Porprov juga diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Perputaran ekonomi selama pelaksanaan diperkirakan melampaui Rp100 miliar, didorong meningkatnya okupansi hotel, aktivitas transportasi, sektor kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Lebih dari 4.200 kamar hotel diperkirakan terisi, sementara jumlah penonton sepanjang penyelenggaraan diproyeksikan mencapai lebih dari 150 ribu orang.


Mori menegaskan, keberhasilan Porprov XII merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, sponsor, serta masyarakat yang bersama-sama mendukung kemajuan olahraga di daerah.


Melalui penyelenggaraan Porprov XII, Pemerintah Provinsi NTB berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional, sekaligus memperkuat kesiapan daerah menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028 yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.


Sumber: Press Rilis Kominfotik NTB