Darurat Sampah di Woha: Jalan BTN Raba Kodo Dipenuhi Tumpukan Sampah dan Bau Busuk -->

Advertisement

Video Karaoke

Darurat Sampah di Woha: Jalan BTN Raba Kodo Dipenuhi Tumpukan Sampah dan Bau Busuk

8 Mei 2026


Bima, NTB | Kondisi memprihatinkan terlihat di sepanjang jalan menuju BTN Raba Kodo, Desa Raba Kodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Jumat (8/5/2026). Tumpukan sampah yang berserakan hingga ke badan jalan dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.


Dilansir dari Tambora Info, Keluhan itu disampaikan warga melalui unggahan akun Facebook bernama Mank Channel. Dalam unggahannya, ia menyoroti kondisi sampah yang menumpuk di sepanjang ruas jalan menuju arah Woha.


Sangat memalukan sekali, sampah berserakan sepanjang jalan BTN Raba Kodo sampai arah Woha. Ini bisa menyebabkan kecelakaan bagi pengendara,” tulis akun tersebut.


Menurutnya, keberadaan sampah yang meluber hingga ke badan jalan membuat akses kendaraan, khususnya sepeda motor, menjadi lebih berisiko. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tumpukan sampah juga dinilai dapat menghalangi pandangan pengendara saat melintas.


Tidak hanya itu, warga sekitar juga mengeluhkan aroma tidak sedap yang muncul akibat sampah yang menumpuk di pinggir jalan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas harian masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.


Bau sampah sangat mengganggu, apalagi saat siang hari. Warga jadi tidak nyaman,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.


Kondisi tersebut disebut telah berlangsung di jalur yang cukup ramai digunakan masyarakat. Warga menilai persoalan sampah di kawasan itu perlu segera mendapat perhatian dari pemerintah maupun instansi terkait.


Sejumlah warga berharap dilakukan pembersihan secepatnya agar sampah tidak terus menumpuk dan mengganggu aktivitas pengguna jalan maupun warga sekitar. Mereka juga meminta adanya pengelolaan sampah yang lebih tertib untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.


Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai penanganan tumpukan sampah di jalur BTN Raba Kodo tersebut. (Red)