Kota Bima, NTB | bimakita.com — Kegiatan reses anggota DPRD Kota Bima dari Partai Hanura, Amirudin, yang digelar di Kelurahan Tanjung mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pihak sekolah. Reses tersebut menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi prioritas.
Sekretaris Komite SDN 29 Kota Bima, Bang Angga, mengapresiasi kunjungan Amirudin yang dinilai responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Ia menyampaikan bahwa sejumlah usulan langsung dicatat dalam forum tersebut.
Aspirasi kami langsung dicatat, yaitu terkait kebutuhan pagar pengaman lantai dua SDN 29 serta penguatan struktur bangunan sekolah,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Pria yang akrab disapa Abah Angga itu menekankan pentingnya perhatian terhadap infrastruktur sekolah guna menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar. Menurutnya, kondisi fisik bangunan yang aman merupakan faktor mendasar dalam mendukung kualitas pendidikan.
Selain isu pendidikan, persoalan kebutuhan air bersih juga menjadi sorotan dalam kegiatan reses tersebut. Warga Kelurahan Tanjung menyampaikan keluhan terkait keterbatasan akses air bersih yang selama ini dirasakan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Amirudin menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan dan menyuarakan kebutuhan masyarakat di tingkat legislatif. Ia memastikan seluruh aspirasi yang telah dihimpun akan dibawa dalam pembahasan dan dikawal agar dapat direalisasikan.
Saya akan memperjuangkan dan menyuarakan seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses ini. Kita berharap apa yang menjadi kebutuhan prioritas, baik di sektor pendidikan maupun air bersih, bisa segera direalisasikan,” tegasnya.
Sementara itu, terkait kebutuhan air bersih, Amirudin juga disebut telah merespons dan merencanakan tindak lanjut dalam waktu dekat.
Keluhan air bersih masyarakat juga ditanggapi dan direncanakan akan dilaksanakan pada bulan April ini. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada dewan Duta Hanura,” tambah Angga.
Kegiatan reses ini dinilai efektif sebagai sarana penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung. Selain memperkuat komunikasi antara warga dan legislatif, reses juga menjadi instrumen penting dalam memastikan kebutuhan prioritas masyarakat dapat segera diakomodasi dalam program pembangunan daerah. (Red)
