Pacuan Kuda Lembakara Dikemas Berbeda, Panitia Tuai Apresiasi Luas -->

Advertisement

Video Karaoke

Pacuan Kuda Lembakara Dikemas Berbeda, Panitia Tuai Apresiasi Luas

28 Apr 2026

Kabupaten Dompu – Event pacuan kuda di Arena Lembakara, Desa Lepadi, Kecamatan Pajo Dompu tahun ini tampil dengan konsep yang berbeda di bawah kepemimpinan panitia yang diketuai oleh Dedyansyah. Tidak hanya menghadirkan tontonan olahraga yang menarik dalam rangka HUT Kabupateb Dompu, penyelenggaraan kali ini juga menonjolkan nilai kepedulian sosial dan keagamaan serta pemberdayaan masyarakat lokal.


Ketua Panitia Pacuan Kuda Lembakara Dediansyah (kanan) bersama tokoh agama berpose didepan panggung utama usai menyerahkan bantuan kepada masjid se-Desa Lepadi. 

Salah satu langkah yang diapresiasi adalah inisiatif panitia dalam memberikan santunan kepada masjid se-Desa Lepadi  sebagai bentuk kontribusi atas terselenggaranya event.


"Santunan tersebut berasal dari anggaran yang dikumpulkan secara swadaya oleh panitia, mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar," ujar Dediasyah.

Berbeda dari event sebelumnya, panitia juga tidak menarik retribusi dari pelaku UMKM yang berjualan di area kegiatan. Kebijakan ini disambut positif karena dinilai mampu meringankan beban pedagang sekaligus menjadi bentuk nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

"Pacuan kali ini memang berbeda, kami para pedagang tidak ditarik retribusi samasekali oleh panitia. Beda dengan pacuan sebelum-sebelumnya. Kami berharap hal hal seperti ini bisa di pertahankan." Ungkap Aminah salah satu pedagang.

Selain itu pemverdayaan UMKM,  keterlibatan pemuda lokal juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan acara. Mereka diberdayakan untuk mengelola area parkir, sehingga memberikan peluang ekonomi sekaligus pengalaman dalam mengelola kegiatan besar. Sementara itu, pengelolaan tribun dan pintu masuk tetap dilakukan melalui mekanisme tender guna menjaga profesionalitas.

Inovasi dan pendekatan yang lebih inklusif ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga setempat.

“Kami sangat mengapresiasi cara panitia mengelola kegiatan ini. Selain menjadi hiburan, event ini juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Ini contoh kegiatan yang patut ditiru.” Ungkap salah satu tokoh agama Desa Lepadi.


Dengan konsep yang lebih berpihak pada masyarakat, event pacuan kuda di Arena Lembakara Lepadi tahun ini tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan pemberdayaan lokal.

"Kami ingin memberikan warna yang berbeda dalam pengelolaan event pacuan kuda. Serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar atas keberadaan arena pacuan kuda ini." Tutup Dediansyah.