Kabupaten Bima, NTB | bimakita.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 1608/Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa dan mempererat kemanunggalan TNI bersama rakyat.
Pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 14.30 WITA, Babinsa Desa Tolouwi bersama warga melaksanakan pemasangan alat bor di halaman Masjid Al Muttakim, RT 02 RW 01 Dusun Nggaro, Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD yang difokuskan pada penyediaan akses air bersih bagi masyarakat.
Pengeboran sumur ini dilakukan sebagai upaya membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya untuk menunjang aktivitas ibadah dan kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar masjid.
Perwakilan TNI dari Kodim 1608/Bima menyampaikan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga momentum memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.
TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Sementara itu, Imran salah satu warga Dusun Nggaro mengaku bersyukur atas bantuan pengeboran sumur tersebut. Ia menyebut, selama ini warga cukup kesulitan mendapatkan sumber air yang memadai, terutama saat musim kemarau.
Kami sangat terbantu dengan adanya TMMD ini. TNI turun langsung bekerja bersama kami, bukan hanya memberi perintah. Ini membuat kami semakin semangat,” ungkapnya.
Kebersamaan antara Babinsa dan warga terlihat jelas selama proses pemasangan alat bor berlangsung. Warga bahu-membahu bersama personel TNI, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
Melalui TMMD Ke-127, Kodim 1608/Bima menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga memperkokoh nilai solidaritas dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Bima.
Semangat “TNI bersama rakyat” kembali ditegaskan melalui kegiatan nyata di lapangan—bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. (Red)

