Bima, NTB | bimakita.com — Aliansi Masyarakat Peduli Transparansi Desa Rasabou (AMPD) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Kamis (16/4) sekitar pukul 09.40 WITA. Dalam aksi tersebut, massa menuntut transparansi pengelolaan Dana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) serta laporan pertanggungjawaban (LPJ) anggaran sebesar Rp263.000.000, dan sempat melakukan penyegelan kantor desa sebagai bentuk protes.
Aksi berlangsung di halaman kantor desa dengan melibatkan sejumlah warga yang tergabung dalam AMPD. Massa menyampaikan aspirasi secara terbuka dan menilai pengelolaan dana Bumdes belum disampaikan secara jelas kepada publik.
Koordinator aksi AMPD dalam orasinya menyatakan bahwa masyarakat berhak mengetahui secara rinci penggunaan anggaran tersebut.
Kami meminta pemerintah desa segera membuka secara transparan pengelolaan dana Bumdes sebesar Rp263 juta, termasuk laporan pertanggungjawabannya,” ujarnya.
Selain menyampaikan tuntutan, massa juga melakukan penyegelan Kantor Desa Rasabou sebagai bentuk tekanan agar pemerintah desa segera memberikan penjelasan. Aksi penyegelan dilakukan dengan memasang tanda penutupan di area kantor.
Aksi berlangsung dalam situasi tertib dengan pengawasan aparat setempat. Hingga kegiatan berakhir, massa aksi membubarkan diri secara damai setelah menyampaikan tuntutan mereka, sementara penyegelan kantor menjadi bagian dari tuntutan yang disuarakan.

