Bima, NTB | bimakita.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 1608/Bima terus bergerak dengan fokus pada sasaran fisik, tambahan, dan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat di Kecamatan Monta dan sekitarnya.
Sebagai program terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah, TMMD tahun ini menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur vital serta penguatan kapasitas masyarakat melalui berbagai penyuluhan strategis.
TMMD-127 resmi berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak pembukaan pada 10 Februari 2026 hingga penutupan yang dijadwalkan pada 11 Maret 2026
![]() |
| Foto : Pembukaan TMMD ke-127 yang dipusatkan di Lapangan Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima (10/2) |
Dalam rentang waktu 30 hari tersebut, Satgas TMMD menargetkan seluruh sasaran fisik, tambahan, dan nonfisik dapat tuntas sesuai perencanaan. Program terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah ini difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur desa sekaligus penguatan kapasitas masyarakat.
Sasaran Fisik: Jalan Tani, Jembatan hingga Talud Permukiman
Pada sasaran utama, Satgas TMMD melaksanakan:
- Pembangunan jalan tani dan pemasangan dua titik gorong-gorong di Desa Sondo sepanjang 700 meter dengan lebar 4 meter. Akses ini diharapkan memperlancar mobilitas hasil pertanian warga sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.
- Peningkatan jalan menuju SMA Kelautan sepanjang 111 meter dan lebar 4 meter, termasuk pembangunan jembatan sepanjang 7 meter dan lebar 4 meter. Infrastruktur ini mendukung akses pendidikan serta keselamatan pengguna jalan.
- Pembuatan jembatan penghubung Dusun Atas Desa Tolouwi dan Dusun Atas Desa Nontotera sepanjang 6 meter dan lebar 4 meter. Selain itu, dibangun talud kiri-kanan pemukiman warga sepanjang 72 meter dengan tinggi 1,30 meter guna mencegah abrasi dan potensi longsor.
Pekerjaan fisik tersebut menjadi prioritas karena menyangkut akses ekonomi, pendidikan, dan keamanan lingkungan warga.
Sasaran Tambahan: Sentuh Kebutuhan Dasar Warga
Selain infrastruktur utama, TMMD Ke-127 juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat melalui:
- Pembangunan 1 unit tempat wudhu dan MCK di Desa Waro
- Rehab 1 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
- Pembuatan 1 unit sumur bor air dalam
- Pemasangan daun jendela dan plafon Musholla Al Ikhlas
Program tambahan ini menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya membangun jalan dan jembatan, tetapi juga memperhatikan aspek sanitasi, hunian layak, serta fasilitas ibadah.
Sasaran Nonfisik: Penguatan Wawasan dan Ketahanan Sosial
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD Ke-127 juga menghadirkan berbagai kegiatan penyuluhan untuk memperkuat ketahanan masyarakat, antara lain:
- Penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara
- Penyuluhan KB, kesehatan, dan pencegahan stunting
- Penyuluhan bahaya narkoba
- Penyuluhan kehutanan
- Penyuluhan penanggulangan bencana alam
- Penyuluhan hukum dan kamtibmas
- Penyuluhan bahaya terorisme dan radikalisme
- Kegiatan penanaman pohon dan penghijauan
Rangkaian kegiatan nonfisik ini bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap isu strategis nasional, kesehatan generasi, keamanan lingkungan, hingga pelestarian alam.
Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Melalui kombinasi pembangunan fisik dan nonfisik tersebut, TMMD Ke-127 tidak hanya mempercepat pembangunan desa, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Program ini diharapkan memberi dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan, ketahanan wilayah, serta kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Bima.



