Antrean Mengular di SPBU Dompu, Pengisian BBM Pakai Jeriken Dikeluhkan Sopir dan Penumpang -->

Advertisement

Video Karaoke

Antrean Mengular di SPBU Dompu, Pengisian BBM Pakai Jeriken Dikeluhkan Sopir dan Penumpang

2 Okt 2026


Dompu, NTB | Bimakita.com — Antrean kendaraan di salah satu SPBU dijalan lintas Ompu Beko  kelurahan kendai kec woja Kabupaten Dompu kembali dikeluhkan sejumlah pengendara. Aktivitas pengisian BBM menggunakan jeriken disebut menjadi salah satu kondisi yang kerap membuat kendaraan harus menunggu lebih lama.


Keluhan tersebut disampaikan sejumlah sopir bus dan truk yang mengaku hampir setiap hari menjumpai antrean panjang ketika hendak mengisi bahan bakar.


Salah seorang sopir bus berinisial MA mengatakan, antrean panjang akibat banyaknya pengisian menggunakan jeriken bukan kali pertama dialaminya.


Menurut MA, kondisi tersebut cukup mengganggu, terutama bagi sopir angkutan yang harus mengejar waktu perjalanan dan melayani penumpang.


Antrean seperti ini hampir selalu kami alami. Kalau banyak yang mengisi menggunakan jeriken, kendaraan yang mengantre menjadi lama,” keluh MA.



Ia berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk para aktivis, agar kondisi antrean di SPBU tidak terus berulang dan masyarakat pengguna kendaraan tidak dirugikan.


Keluhan juga datang dari para penumpang bus yang ikut terjebak dalam antrean. Mereka mengaku harus menunggu cukup lama sebelum bus dapat melanjutkan perjalanan.


Bagi penumpang, waktu yang seharusnya digunakan untuk perjalanan justru tersita karena kendaraan harus menunggu proses pengisian BBM.


Sementara itu, Julaiha menilai pengisian BBM menggunakan jeriken di sejumlah SPBU perlu diatur agar tidak mengganggu pelayanan terhadap kendaraan yang sedang mengantre.


Menurutnya, pengisian menggunakan jeriken sebaiknya dilakukan pada waktu kondisi SPBU sedang tidak ramai.


Saya berharap pengisian jeriken dilakukan saat kendaraan yang mengisi bahan bakar sedang sepi, sehingga tidak menyebabkan antrean panjang bagi sepeda motor maupun mobil,” ujar Julaiha.


Keluhan masyarakat tersebut menyoroti pentingnya pengaturan antrean di SPBU, terutama ketika terdapat pengisian BBM dalam jumlah atau wadah yang membutuhkan waktu lebih lama.


Masyarakat berharap pengelola SPBU dapat memberikan pelayanan secara tertib dan mengatur aktivitas pengisian sehingga tidak menghambat pengguna kendaraan yang datang untuk mengisi BBM.


Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pihak pengelola SPBU terkait keluhan antrean dan pengisian BBM menggunakan jeriken tersebut. (Red)