Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama Digelar Malam Hari di Akhir Pekan, Ada Apa di Baliknya? -->

Advertisement

Video Karaoke

Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama Digelar Malam Hari di Akhir Pekan, Ada Apa di Baliknya?

18 Apr 2026


Bima, NTB | Bimakita.com – Pemerintah Kabupaten Bima melalui Sekretariat Daerah resmi mengundang jajaran pejabat untuk menghadiri pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 20.00 WITA di Aula Utama Kantor Bupati Bima. Undangan bernomor 005/232-/07.2/2026 tertanggal 17 April 2026 itu ditujukan kepada sejumlah pejabat strategis, mulai dari staf ahli bupati hingga para camat.



Namun, pelaksanaan pelantikan pada malam hari dan bertepatan dengan hari libur (Sabtu) memunculkan tanda tanya.


Secara administratif, pelantikan pejabat eselon tinggi merupakan agenda formal pemerintahan yang lazim digelar pada hari kerja dan jam dinas. Pemilihan waktu di luar kebiasaan ini memunculkan spekulasi terkait urgensi maupun motif di balik penjadwalan tersebut.


Waktu Tak Lazim, Transparansi Dipertanyakan


Sejumlah sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan penjadwalan tersebut. Menurut mereka, pelantikan malam hari berpotensi membatasi akses publik dan pengawasan, termasuk dari media.


Kalau digelar malam, apalagi hari libur, publik sulit mengakses informasi secara langsung. Ini berpotensi mengurangi transparansi,” ujar salah satu sumber.


Dalam praktik tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), momentum pelantikan pejabat publik seharusnya terbuka dan dapat dipantau oleh masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas.


Sejumlah pengamat lokal menilai, ada kemungkinan pelantikan dipercepat karena alasan politis atau kebutuhan mendesak dalam pengisian jabatan strategis.


Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bima terkait alasan pemilihan waktu pelantikan tersebut.


Padahal, keterbukaan informasi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses birokrasi, terutama dalam pengisian jabatan strategis yang berpengaruh langsung terhadap pelayanan masyarakat.


Publik Menunggu Klarifikasi


Dengan banyaknya pertanyaan yang belum terjawab, publik kini menanti penjelasan resmi dari pemerintah daerah. Apakah pelantikan malam hari ini murni faktor teknis, atau ada pertimbangan lain yang belum diungkap?


Bimakita akan terus menelusuri dinamika di balik pelantikan ini, termasuk siapa saja pejabat yang dilantik dan bagaimana proses penentuannya berlangsung. (Red)